Jakarta - Polisi melakukan pengecekan ulang di lokasi robohnya JPO tol BSD di KM 7+600. Polisi sempat menutup jalan beberapa menit.
Pantuan detikcom, Selasa (17/5/2016), 10 petugas Polres Tangerang Selatan tiba di lokasi ambruknya JPO sekitar pukul 09.45 WIB. 15 Menit berselang petugas itu menyebar dan langsung memeriksa kondisi jalan dan sisa JPO yang berada di sisi tol.
Petugas juga mengukur jalan yang mengarah ke Jakarta. Mereka membentangkan pita pengukur dari sisi kiri ke sisi kanan. Mobil-mobil yang hendak melintas berhenti sejenak dan kemudian melanjutkan perjalanan setelah pengukuran jalan selesai.
Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan Ipda Harry Rahman mengatakan pihaknya hanya melakukan pengecekan biasa. "Ini baru pengecekan ulang. Belum rekonstruksi," kata Harry.
Bekas-bekas reruntuhan jembatan sudah tidak lagi bertebaran di jalan. Petugas sapu jalan tol telah meminggirkan serpihan. Lalu lintas yang menuju Jakarta dari Tangerang juga terpantau lancar.
JPO tol BSD roboh karena ditabrak truk trailer nopol B 9026 BEA milik perusahaan ekspedisi PT HMS. Truk itu membawa crane milik PT SSP. Truk trailer menabrak JPO sekitar pukul 21.45 WIB, Minggu (15/5) hingga roboh dan menutupi ruas jalur dari arah BSD menuju Jakarta.
Polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi atas kejadian ini. "Masih pemeriksaan saksi-saksi. Ada beberapa karena panggilan sudah kita luncurkan. Tinggal menunggu siapa yang datang dari pihak perusahaan," ujar Kasat Lantas Polres Tangsel Ajun Komisaris Prayogo saat dihubungi terpisah.
Polisi berasumsi penyebab kecelakaan itu adalah kontur jalan yang meninggi atau karena sling atau tempat cantolan crane lepas. Sedangkan PT BSD sebagai pengelola tol tersebut menyatakan kesalahan utama ada para truk pengangkut crane tersebut karena jembatan telah dibangun sesuai standar yang ditetapkan.
(tfq/nrl)
Let's block ads! (Why?)
0 Response to "news.detik: Polisi Cek Ulang Lokasi Robohnya JPO Tol BSD"
Post a Comment